Infrastruktur

Dampak Pembangunan Jembatan terhadap Lingkungan

pembangunan jembatan

Sahabat masih ingat ‘kan, di artikel yang lalu kami membahas soal manfaat pembangunan jembatan bagi kehidupan masyarakat, terutama di bidang ekonomi? Dalam artikel tersebut kami menuliskan bahwa pembangunan jembatan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi, memunculkan kendaraan angkutan penumpang, hingga menciptakan peluang ekonomi baru di bidang wisata.

Tidak hanya itu, pembangunan jembatan juga memberikan manfaat sosial budaya seperti meningkatkan interaksi sosial penduduk di dua wilayah yang sebelumnya terpisah. Pembangunan jembatan pun dapat memberikan akses untuk pemerataan bantuan dan kesejahteraan penduduk, serta menciptakan keseimbangan dalam hal politis.

Nah, setelah membahas berbagai manfaat atau peran jembatan bagi kehidupan masyarakat sekitarnya, kali ini kami akan membahas dampak dari pembangunan jembatan khususnya terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat secara umum. Dampak yang akan kami jelaskan mencakup dampak positif dan dampak negatif, sebab pasti segalanya memiliki dua sisi bukan?

Daripada membuang waktu, lebih baik langsung kita bahas saja, yuk, Sahabat? Berikut pembahasannya, simak ya!

Dampak Positif Pembangunan Jembatan

(Gambar: Dinas PUPR Kota Banda Aceh)

Alangkah baiknya jika kita mengawali pembahasan dengan dampak positif dari pembangunan jembatan ya, Sahabat.

Dampak positif yang pertama adalah lancarnya lalu lintas. Pembangunan jembatan dan jalan memiliki dampak langsung berupa meningkatnya kelancaran lalu lintas. Ini membuat angkutan barang dan orang menjadi lebih lancar, terutama dalam menghubungkan antara daerah yang satu dengan daerah yang lain. Arus lalu lintas yang lancar akan berdampak positif pada waktu dan biaya yang menjadi lebih efisien.

Kemudian, pembangunan jembatan juga dapat memicu muncul dan bertumbuhnya aktivitas perekonomian. Misalnya, saat jembatan baru dibangun, akan terlihat warung-warung dan pedagang kaki lima yang mulai berjualan di sekitar jembatan dan jalan tersebut. Seiring dengan semakin ramai dan semakin seringnya jembatan tersebut dilewati, maka perekonomian pedagang di sekitarnya pun ikut tumbuh.

Ketiga, pembangunan jembatan juga akan memicu pertumbuhan produk domestik regional bruto atau PDRB di daerah tersebut. Keberadaan jembatan yang mempermudah akses dan pergerakan baik orang maupun barang di antara dua wilayah yang semula terpisah.

Efek jangka panjang dari mudahnya pergerakan orang dan barang ini akan berdampak pada peningkatan jumlah penduduk di daerah tersebut. Bertambahnya penduduk di daerah itu akan membuat permintaan terhadap barang dan jasa juga meningkat. Dengan demikian, kegiatan perekonomian juga akan meningkat. Berbagai sektor perekonomian seperti pertanian, jasa, industri, perdagangan, juga akan terus bertumbuh.

Dampak positif lain dari pembangunan jembatan adalah percepatan penyediaan infrastruktur. Keberadaan jembatan dan jalan yang memadai akan membuat pemerintah menyediakan infrastruktur dengan lebih cepat, terutama jika melihat adanya peningkatan jumlah penduduk. Ini dilakukan untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat di daerah tersebut.

Dampak Negatif Pembangunan Jembatan

(Gambar: Medium/Dimas Mahardika)

Seperti yang sudah kami sebutkan pada awal artikel, segala hal pasti memiliki dua sisi, baik dan buruk, positif dan negatif. Demikian halnya dengan pembangunan jembatan yang tidak hanya akan membawa dampak positif, melainkan dampak negatif pula. Sekarang, mari kita lihat apa saja dampak negatif yang bisa timbul dari pembangunan jembatan.

Pertama, sudah disebutkan bahwa pembangunan jembatan akan meningkatkan pergerakan orang dan barang karena lancarnya transportasi. Hal ini dapat membawa dampak negatif berupa timbulnya kemacetan di wilayah tersebut. Terutama jika terjadi peningkatan jumlah penduduk pula di daerah itu. Otomatis, volume kendaraan pun akan membludak dan berpotensi menimbulkan kemacetan.

Kedua, masih berhubungan dengan peningkatan volume kendaraan, polusi udara juga akan turut mengalami peningkatan. Gas yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor pengguna jalan dapat mencemari udara dan menimbulkan ketidaknyamanan pada penduduk di daerah tersebut. Tak hanya polusi udara yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor, melainkan juga polusi suara. Masyarakat yang tinggal di sekitar jembatan akan terganggu dengan bisingnya kendaraan yang lalu lalang.

Dampak ketiga dari pembangunan jembatan adalah kemungkinan munculnya titik rawan kecelakaan baru. Kemunculan titik rawan kecelakaan ini berpotensi meningkatkan angka kecelekaan di daerah tersebut. Ini menimbulkan masalah baru yang harus ditangani oleh pihak pemerintah daerah. 

Kemudian, pada bagian dampak positif kami telah membahas bahwa pembangunan jembatan akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan memunculkan aktivitas ekonomi baru. Misalnya, pedagang kaki lima dan warung di sekitar jembatan. Namun, hal ini juga dapat menghadirkan dampak negatif berupa pertumbuhan pedagang kaki lima yang tidak terkendali. Pada akhirnya, pertumbuhan tak terkendali ini akan merusak keindahan jembatan, bahkan berpeluang menimbulkan kemacetan pula.

Tidak hanya karena pertumbuhan pedagang kaki lima yang tak terkendali saja, keindahan jembatan dan lingkungan di sekitarnya pun dapat rusak ketika jembatan tersebut berkembang menjadi objek wisata. Banyaknya pengunjung yang datang akan membuat produksi sampah juga meningkat. Belum lagi jika pengunjung membuang sampah secara sembarangan, lingkungan pun akan menjadi kotor dan penuh sampah.

Demikian pembahasan mengenai beberapa dampak positif dan negatif dari pembangunan jembatan. Semoga bermanfaat untuk menambah pengetahuan Sahabat, ya.

Sampai jumpa di artikel menarik kami yang lainnya, Sahabat!

Baca juga: Hutan Kalimantan yang Menjadi Paru-Paru Dunia Mengalami Deforestasi dengan Cepat

Referensi:
https://www.kemhan.go.id/pothan/2019/04/18/direktorat-jenderal-potensi-pertahanan-direktorat-komponen-pendukung-3.html#:~:text=Manfaat%20langsung%20dari%20pembangunan%20jalan,lebih%20mengefisiensikan%20waktu%20dan%20biaya.
https://manfaat.co.id/manfaat-jembatan